gototopgototop
Loading
Metode Penulisan Referensi Daftar Pustaka

BAGIAN KEDUA: PENYEBUTAN KARYA DALAM DAFTAR PUSTAKA

 

Semua karya yang disebutkan dalam tulisan utama haruslah sesuai dengan daftar pustaka. Kredibilitas kita sebagai peneliti akan terlihat di sini. Perhatikan dengan sangat cermat ejaan nama serta kata-kata asing, termasuk tanda aksen, bila ada. Juga tulislah dengan cermat judul karya, tahun, nomer volume, dan nomer halaman.

Urutan penulisan semua karya yang kita gunakan adalah menurut abjad. Ini akan memudahkan pembaca yang pada waktu membaca teks, ingin mencari judul sumbernya, dengan cepat dapat dicari pada daftar pustaka. Komputer sekarang telah memudahkan kita mengurutkan referensi secara abjad. Namun kita harus tetap cermat memperhatikan kesemuanya.

 

BEBERAPA PRINSIP UTAMA

Penulisan nama

Tulislah nama keluarga, diikuti initial dan titik. Antara dua nama penulis gunakan &. Antara tiga nama penulis atau lebih gunakan koma. Sesudah nama penulis akhir, gunakan titik.

Penulisan tahun

Tahun ditulis dalam kurung sesudah nama penulis, diikuti titik. Khusus untuk penerbitan harian (suratkabar), tahun dan tanggal ditulis dalam kurung. Untuk pertemuan, konperensi, majalah dan newsletter, tahun dan bulan ditulis dalam kurung.

Penulisan judul

Seluruh judul karya tersebut ditulis dengan huruf miring.

Huruf awal besar hanyalah pada kata pertama dalam judul, kecuali bila ada nama diri/kota/negara.

Judul artikel yang ada dalam sebuah penerbitan berkala (jurnal, majalah, suratkabar) tidak ditulis dengan huruf miring. Yang ditulis dengan huruf miring adalah nama penerbitan berkalanya.

Bila judul mempunyai subjudul, maka keduanya dipisahkan dengan titik-dua dan satu spasi.   Subjudul memakai huruf besar awal hanya pada kata pertama

Taniputera, I. (2005). Psikologi kepribadian: Psikologi barat versus Buddhisme. Yogyakarta: Ar-Ruzz

Tan, A. & Goh, M. (2002). Psychology in Singapore: Issues of an emerging discipline. Singapore: McGraw-Hill

Kernis, M. H. (1993). There’s more to self-esteem than whether it is high or low: The importance of stability of self-esteem. Journal of Personality and Social Psychology, 65, 1190-1204

Penulisan kota penerbit

Nama kota penerbit diikuti titik-dua dan nama penerbit. Kebiasaan di Amerika Serikat adalah nama kota diikuti singkatan dua huruf negara bagian. Misalnya: Cambridge, MA, New London, CT, atau San Fransisco, CA Perhatikan dengan cermat, mana nama kota dan mana nama negara bagian.

Menurut kaidah APA, kota di luar Amerika Serikat haruslah diikuti pula oleh nama negaranya. Tetapi ada 7 kota besar di Amerika Serikat dan 10 kota besar di dunia yang oleh APA tidak perlu ditambahkan nama negara bagian atau negaranya

Walaupun kita mengikuti kaidah APA, namun menurut pendapat saya, semua nama kota di Indonesia tidak perlu diikuti nama negara Indonesia. Begitu pula dengan nama ibukota atau kota besar lainnya yang cukup dikenal di kawasan Asia tidak perlu dituliskan nama negaranya. Hanya bila ada kota yang kurang begitu dikenal, maka boleh diikuti nama negara.

Penulisan nama penerbit

Kata-kata ”publishers”. ”publications” ”Co.” ”Inc.”, ”P.T.” atau ”penerbit” dapat dihilangkan. Cukup menuliskan nama penerbitnya saja.

Apabila sebuah lembaga adalah penulis dan penerbit sekaligus, maka nama lembaga sebagai penerbit cukup dituliskan sebagai ”Penulis”. Ini adalah pengindonesiaan istilah ”Author” yang dipakai dalam APA Publication Manual (2001, h. 230).

 

American Psychologcal Association (2001). Publication Manual of the American

Psychological Association. Edisi ke-5. Washington DC: Penulis.  

Dalam buku Pedoman Penyajian Karya Ilmiah (Gunawan, Achmadi, & Arianti, 2004) disebutkan bahwa cara yang lazim di Indonesia adalah penyebutan nama lembaga secara lengkap sebagai penulisnya, sedangkan pada waktu menuliskannya sebagai nama penerbit, nama lembaga tersebut disingkat.

 

American Psychologcal Association (2001). Publication Manual of the

American Psychological Association. Edisi ke-5. Washington DC: APA.

Singkatan baku

 

cet.                 cetakan

ed.                   edisi

ed.                   editor

eds.                 editors

ed. ke-2          edisi kedua

h.                     halaman

hlm                   halaman

no                    nomor

peny.               penyunting

Rev. Ed.          revised edition

t th.                Tanpa tahun

terj                 terjemahan


Penggunaan bahasa

 

Oleh karena kita berada di Indonesia, maka sedapat mungkin apa yang bisa ditulis dalam bahasa Indonesia, sebaiknya ditulis dalam bahasa Indonesia.

Semua penyebutan istilah yang berkaitan dengan referensi, seperti misalnya ”2nd edition”, ”translation”, ”presented at ...” sebaiknya ditulis dalam bahasa Indonesia, karena memang ada padanannya dalam bahasa Indonesia.

Judul karya tetap dalam bahasa aslinya.

 

TATA-CARA MENGURUTKAN DAFTAR PUSTAKA

Penulis sama

Urutan karya dengan penulis yang sama: akan mengikuti tahun penerbitan

Hadi, L. S. (1996)

Hadi, L. S. (1999)

Putranto, J. R. & Wright, K. (1999)

Putranto, J. R. & Wright, K. (2000)

Penulis pertama sama

Urutan karya dengan penulis pertama yang sama, mengikuti abjad nama penulis-penulis berikutnya.

Alleyne, R. L. (2001)

Alleyne, R. L. & Evans, A. I.

Gosling, J. R., Jerald, K., & Bellar, S. F. (2000)

Gosling, J.R. & Tevlin, D. F. (1996)

Hayward, D, Firsching, A. & Brown, J. (1999)

Hayward, D, Firsching, A & Smigel, J (1999)

Program komputer saat ini sudah memudahkan kita dalam mengurutkan suatu daftar berdasarkan abjad.

 

PENULISAN KARYA BUKU

Karya seorang penulis

Karya seorang penulis

Adams, P. (1998). House calls: How we can all heal the world one visit at a time. San Franscisco: Robert D. Reed.

Alsa, A (2003). Pendekatan kuantitatif dan kualitatis serta kombinasinya dalam penelitian psikologi; Satu uraian singkat dan contoh berbagai tipe penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

      Sciortino, R. (1999). Menuju kesehatan madani. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

      Smet, B. (1994). Psikologi kesehatan. Jakarta: Grasindo.

      Taylor, S. E. (1991). Health psychology. New York: McGraw-Hill.

Karya edisi/cetakan tertentu

 Gunarsa, S. (2000). Konseling dan psikoterapi. (Cet. ke-3). Jakarta: BPK Gunung Mulia

Untuk buku dalam bahasa Inggris, walaupun pada karya asli ditulis ”Second Edition”, sebaiknya kita menulis dalam bahasa Indonesia sebagai ”Ed. ke-3”

Karya penyunting/editor

Marijani, L. (Ed.). (2003). Bunga rampai seputar autisme dan permasalahannya. Jakarta: Putrakembara Foundation

Yatim, D.I. & Irwanto (Eds.) (1986). Kepribadian, keluarga dan narkotika: Tinjauan sosial-psikologis. Jakarta: Arcan.

Karya seorang penulis dalam sebuah buku dengan editor

Perhatikan cara penulisan nama penyunting. Nomer halaman ditulis dalam kurung sesudah judul buku. Yang ditulis dangan huruf miring adalah judul buku, bukan judul artikel

Adjisuksmo, C. R. (1986). Konsep diri dan perilaku menyimpang. Dalam D. I.

Yatim & Irwanto (Eds), Kepribadian, keluarga dan narkotika: Tinjauan sosial-psikologis. (h. 25-33). Jakarta: Arcan

Danandjaja, J. & Koentjaraningrat. (1999). Penduduk kepulauan sebelah barat Sumatra. Dalam Koentjaraningrat (Ed.), Manusia dan kebudayaan di Indonesia. (h. 37-58). (Cet. Ke-18). Jakarta: Djambatan

Mohamad, K. (2000) Kesehatan para ekskutif di Indonesia mirip
di Jepang. Dalam C. Gautama (Ed.). Hidup sehat bagi eksekutif: Stress, seks dan kebugaran (hlm. 3-8). Jakarta: Kompas

Partosuwido, S. R.. (2000). Psikologi kesehatan: Sumbangan psikologi di bidang kesehatan untuk prevensi dan intervensi. Dalam Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Peran psikologi di Indonesia. Yogyakarta: Penulis.

 

Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders

American Psychiatric Association (1994). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (4th ed). Washington DC: Penulis

Dalam teks dapat ditulis DSM-IV (1994)

Buku terjemahan

Tahun yang digunakan adalah tahun terjemahan. Nama penerjemah ditulis dalam kurung. Tahun asli penerbitan ditulis dalam kurung pada akhir entri.

Kubler-Ross, E. (1998). On death and dying: Kematian sebagai bagian kehidupan. (W. Anugrahani. Terj.) Jakarta: Gramedia Pustaka Utama (Karya asli diterbitkan 1968)

Yeo, A. (2001). Konseling: Suatu pendekatan pemecahan masalah (A. Wuisan. Terj). Jakarta: Gunung Mulia. (Karya asli diterbitkan 1993)

Dalam teks, tahun penerbitan asli dan tahun terjemahan perlu ditulis kedua-duanya.. Misalnya: (Kubler-Ross, 1969/1998), (Yeo, 1993/2001)

Brosur

Tulisan brosur ditulis dalam kurung siku sesudah judul.

Research and Training Center on Independent Living (1993). Guidelines for reporting and writing about people disabilities. [Brosur]. Lawrence, KS: Penulis

Apa kabar hak klien? Nyaris tak terdengar. Dalam Satu kata: Sarana advokasi terpadu keluarga berkualitas. [Brosur]. Edisi 4. Jakarta: BKKBN, STARH Program/Johns Hopkins University.

Makalah lepas yang tidak diterbitkan

Salwan, I. S. (2005). Panduan bagi pendamping korban gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara yang mengalami trauma.   Makalah, tidak diterbitkan.

Setiawan, C. A. (2005). Rujukan praktis aspek psikologis bagi relwan di daerah yang baru mengalami bencana alam luar biasa. Makalah, tidak diterbitkan.

Suksmaningsih, I. (2001). Mempromosikan hak-hak pasien. Makalah, tidak diterbitkan

 

PENERBITAN ILMIAH BERKALA

Nomer halaman menurut volume

Karya dalam jurnal ilmiah, dengan nomer halaman menurut volume

Perhatikan bahwa artikel dalam jurnal ditulis dengan huruf biasa. Yang dijadikan huruf miring adalah nama jurnal dan nomer volumenya.

Pada waktu menuliskan artikel jurnal dalam Daftar Pustaka, kita harus juga menuliskan nomer halamannya. Kebanyakan jurnal di Amerika Serikat menggunakan sistem nomer halaman berurutan dalam satu volume, maka kita cukup menuliskan nomer volume dan halaman (tanpa menulis nomer edisi).

Mellers, D. A. (2002). Choice and the relative pleasure of consequence. Psychological Bulletin, 126, 910-924.

Naito, T., Wangwan, J., & Tani, M. (2005). Gratitude in university students in Japan and Thailand. Journal of Cross-Cultural Psychology, 36, 247-263.

Nomer halaman menurut edisi

Karya dalam jurnal ilmiah, dengan nomer halaman menurut edisi

Apabila sebuah jurnal memakai sistem memulai nomer halaman baru (dari angka 1 lagi) pada setiap edisi, maka tulislah nomer volume, nomer edisi dalam kurung tanpa spasi, diikuti nomer halaman.

Klimoski, R, & Palmer, S. (19930. The ADA and the hiring process in organisations. Consulting Psychology Journal: Practice and Research, 45(2), 10-36

Sidi, I. P. S.(1993). Profesi psikologi dalam Pelayanan konseling keluarga Berencana. Jurnal Psikologi dan Masyarakat, 1(1), 77 –88.

Vicary, D. A. & Bishop, B. J. (2005). Western psychotherapeutic practice: Engaging Aboriginal people in culturally appropriate and respectful ways. Australian Psychologist, 40(1), 8-19

 

KARYA BERKALA LAINNYA

Artikel suratkabar, majalah, suratkabar, newletter, buletin dengan nama penulis diketahui

Perhatikan cara penulisan tahun dan tanggal.  Dalam penulisan gaya APA, urutan penulisan adalah bulan-tanggal (misalnya January 18).

Oleh karena cara penulisan tanggal di Amerika Serikat dan Indonesia itu berbeda, maka sebaiknya kita menggunakan cara yang lazim di Indonesia, yaitu tanggal-bulan (18 Januari). Ini juga sejalan dengan sistem yang dipakai oleh British Psychological Association (2004), yang rujukan dasarnya adalah APA, tetapi disesuaikan dengan gaya Inggris.

Perhatikan pula bahwa yang ditulis dengan huruf miring adalah nama media, dan bukan judul artikel.

Kandel, E. R. & Squire, L. R. (2000, 10 November). Neuroscience: Breaking down scientific barriers to the study of brain and mind. Science, 290, 1113-1120

Sarwono, S. W. (2005, 7 Mei). Kecerdasan emosi politisi. Kompas, hlm. 4

Sasongko, A. (2002, 27 Oktober). Menyatukan ilmu sosial dan medis demi kesehatan. Kompas, hlm. 14

Artikel suratkabar, majalah, newsletter, buletin tanpa nama penulis

Bila dalam sebuah artikel tidak diketahui nama penulisnya, maka judul artikel menjadi awal entri tersebut. Susunan dalam Daftar Pustaka tetap mengikuti urutan abjad.

New drug appears to sharply cut risk of death from heart failure. (1993, 15 Juli). The Washington Post, hlm. A12.

Ibrahim, A. S. (2005, 3 Januari). Gempa tsunami dan stres. Kompas, hlm. 5.

Kesenjangan jender dalam pendidikan mulai berkurang. (2005, 13 Mei). Kompas, hlm. 10.

Surat pembaca

Tulis judul rubrik surat pembaca dalam kurung siku, sesudah judul surat.

Kale, R. B. (2005, 7 Mei ) Be proud of yourself. [Your letters], Jakarta Post, hlm. 7.

Butarbutar, C. (2005, 15 Mei). Hak jawab: Koreksi [Surat pembaca]. Tempo, hlm. 8.


KONPERENSI, SEMINAR, SIMPOSIA

Makalah yang dipresentasikan

Bila referensi kita adalah makalah yang dipresentasikan dalam sebuah forum ilmiah, yang belum diterbitkan, maka penulisannya adalah seperti di bawah ini.

Perhatikan cara penulisan tahun dan bulan, serta penggunaan titik , koma, dan huruf miring.

Jatiputra, I. (1996, Desember). Psikologi kesehatan. Makalah disampaikan dalam Seminar Mencari Makna Hidup, Jakarta, 14 Desember 1996.

Julianto, I. (2005, Februari).   Mengadvokasi media: Prinsip, panduan dan teknik. Makalah disampaikan dalam sesi “Memaksimalkan fungsi media” dipresentasikan dalam Pertemuan Nasional Penanggulangan HIV/AIDS di Kalangan Pengguna Narkoba Suntik, Jakarta, 17 Februari 2005.

Santosa, E. (2002, Juli). Canonical speech-act sequences in complex problem solving activities: An illustration with German and Indonesian work-group discussions. Makalah disampaikan pada 15th Congress of the International Association of Cross-Cultural Psychology, Yogyakarta, Juli 2002

Yatim, D. I. (2004, Agustus). Counseling special populations in Indonesia. Makalah disampaikan pada 16th Congress of the International Association of Cross-Cultural Psyhology, Xian, China, Agustus 2004.

Yatim, D. I. (2001, Agustus). Beberapa isu dalam pelayanan kesehatan di Indonesia.   Makalah disampaikan pada sesi “Hak atas Kesehatan” dalam Training Monitoring Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (HESB), Depok, 19-28 Agustus 2002

Pidato

Format penulisan hampir sama seperti butir no. 2 di atas.

Hassan, F. (2002, Juli). Cultural diversity and the prospect of peace-building through sharing a we-world. Pidato disampaikan pada 15th Congress of the International Association of Cross-Cultural Psychology. Yogyakarta, 15-19 Juli 2002.

Sesi poster

Penulisannya sama seperti butir no. 2 dan 3 di atas, hanya saja ditambah tulisan ”Poster dipresentasikan pada...”

Yatim, D. I. (2002, Juli). Teaching psychology in the Indonesian context. Poster dipresentasikan pada 15th Congress of the International Association of Cross-Cultural Psychology, Yogyakarta, Juli 2002

 

Prosiding

Bila prosiding (proceedings) sebuah konperensi atau pertemuan ilmiah sudah diterbitkan, maka cara penulisannya adalah sbb

Chandra, J. S. (2004). Notions of critical thinking in Javanese, Batak Toba and

Minangkabau cultures. Dalam B.N. Setiadi, A.Supraktinya, W.K. Lonner, dan Y.H. Poortinga (Eds.) Ongoing themes in psychology and culture: Selected papers from the sixteenth international congress of the International Association for Cross-Cultural Psychology.   Yogyakarta: IACCP

 

DISERTASI, TESIS, SKRIPSI

Ajisuksmo, C. R. P. (1996).    Self- regulated learning in Indonesian    higher

education: A study carried out at Atma Jaya Catholic University in Jakarta, Indonesia.   Disertasi doktoral. Katholieke Universiteit Brabant, Tilburg.

Atmoko, W. D. (2005). Hubungan kecemasan akan HIV /AIDS dengan psycholo-

gical well-being pada waria yang menjadi pekerja seks komersial.  Skripsi sarjana, tidak diterbitkan. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta.

Napitupulu, R. P. A. (2005). Perbedaan strategi coping dan dukungan sosial

antara remaja pemakai narkoba dan non-pemakai narkoba. Skripsi sarjana, tidak diterbitkan. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta.

Willfley, D. E. (1989). Interpersonal analyses of bulimia: Normal wieight and

obese. Disertasi doktoral, tidak diterbitkan. University of Missouri, Columbia.

Apabila disertasi, tesis atau skripsi itu diterbitkan sebagai buku, maka penulisannya sama seperti menuliskan entri untuk buku.


MEDIA AUDIO-VISUAL

Film

Tulislah nama sutradara dan produser film sebagaimana kita menulis nama penulis, tetapi ditambahkan keterangan mengenai posisi masing-masing. Sesudah judul film, tanpa diikuti titik, tuliskan kata film dalam kurung siku. Nama tempat adalah kota produksi film tersebut, namun apabila nama kota kurang jelas, maka yang ditulis adalah nama negara, diikuti nama perusahaan film tersebut.

Spielberg, S (Sutradara) & Macdonald, P. (Producer) (2005). The terminal [Film]. Amerika Serikat; Dreamworks.

Saputra, H. R. (Sutradara). (2005). Virgin; Ketika keperawanan

dipertanyakan [Film].   Jakarta: Starvision.

Apabila karya film itu bukan film komersial, maka perlu ditambahkan tempat film itu bisa diperoleh/diakses beserta alamatnya.

American Psychological Association (Produser). (2000). Responding therapeutically to patient expressions of sexual attraction: A stimulus training tape [Film]. (Dapat diperoleh dari American Psychological Association, 750 First Street, NE, Washington DC 20002-4242).

Rambadeta, L (Sutradara) & Djalal, A. (Produser). (2003) Bade tan reuda: Aceh’s never-ending tragedy [VCD]. (Dapat diperoleh dari Yayasan Tifa, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta)

Apabila skrip/skenario film itu sudah dibukukan, maka penulisannya adalah sama seperti kita menulis entri untuk karya buku.

Johani, M. (Peny.) (2005). Janji Joni: Skenario dan catatan. Jakarta: Metafor.

Siaran atau film seri di televisi

Salman, D. B. (Produser) (2005, 15 Mei). Headline news[Siaran televisi]. Jakarta: Metro TV

            Riza, R. (Sutradara). (2005). Fantasi [Film Seri]. Jakarta: Rajawali Citra Televisi Indonesia

Episode tertentu dalam seri televisi

 Nama (Penulis) & nama (Sutradara). (2005). Judul episode . dalam nama (Produser). Judul seri. Jakarta: Rajawali Citra Televisi Indonesia

Rekaman lagu atau narasi

Nama yang ditulis adalah penulis karya lagunya, bukan penyanyinya.

Ariel (2004). Ada apa denganmu.   Dalam Bintang di Surga [CD]. Jakarta: Musica.

Purnawan (2001). Mencapai relaksasi: Bimbingan aktif mencapai relaksai bagi kesehatan pikiran, tubuh dan jiwa. [Kaset]. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

 

MEDIA ELEKTRONIK

Artikel jurnal, versi internet

Apabila artikel ini terbit dalam sebuah jurnal ilmiah tercetak, tetapi kita mengambilnya dari sumber internet, penulisannya sama saja seperti entri untuk jurnal, tetapi ditambahkan tulisan ”[Versi elektronik]” dengan menggunakan kurung besar.

Vandenbos, G, Knapp, S. & Doe, J. (2001). Role of reference elements in the selection of resources by psychology undergraduates. [Versi elektronik]. Journal of Bibliographic Research, 5, 117-123.

Artikel jurnal, hanya versi elektornik

Apabila artikel itu memang hanya ada versi elektronik di internet, tulislah seperti kaidah sebelum ini, tetapi tambahkan informasi mengenai kapan karya tersebut di-retrieve (diakses) dari internet.

Frederickson, B.L. (2000, 7 Maret). Cultivating positive emotions to optmize health and well-being. Prevention & Treatment, 3, article 0001a. Diakses pada 20 November 2000 dari journals.apa.org/prevention/volume3/ pre0003001a. html

Belum ada terjemahan baku untuk ‘retreived”.   Dalam buku Pedoman Penyajian Karya Ilmiah (Gunawan, Achmadi, & Arianti, 2004), istilah yang dipakai adalah ‘akses’.   Apakah kita bisa juga menggunakan istilah ‘diambil dari’, masih perlu kita sepakati.

Posting dalam milis (mailing list, newsgroup, discussion group)

Apabila kita membaca kiriman tulisan dalam sebuah milis, tulislah sbb:

Chalmers, D. (2000, November). Seeing with sound. Pesan disampaikan[1] kepada news/sci/psychologycounsciuosness

Artikel suratkabar atau majalah dalam bentuk elektronik

Ditulis dengan cara sama seperti no 3 sebelumnya.

 

 

Catatan[2] :

Oleh karena nama website sering panjang, program komputer akan membacanya sebagai satu kata panjang, yang langsung menempati baris berikutnya dalam tulisan Anda. Nama website sebaiknya dipecah sehingga lebih enak dibacanya. Memisahkan namanya sebaiknya sesudah garis miring (/) dan bukan sesudah titik atau garis penghubung (-).

Nama protokol dan titik dua dan garis miring yang mengikutinya (misalnya: http:// dan ftp://) tidak perlu ditulis.

 

DAFTAR PUSTAKA

American Psychological Association (2003). Publication manual of the American Psychological Association. Edisi ke-5. Washington DC: Penulis

British Psychological Society (2004). Style guide. Diambil pada 10 Mei 2005 dari www.bps.org.uk

Gunawan, A. W., Achmadi, S. S. & Arianto, L. (2004). Pedoman penyajian karya ilmiah. Bogor: IPB Press.




[1] Ini adalah terjemahan saya. Aslinya adalah “Message posted to …”..

[2] Bagian ini merujuk pada British Psychological Society (2004)

 

 

Donasi

Kalau Anda merasa situs ini bermanfaat, silakan dukung keberlanjutannya dengan menyumbang sejumlah uang melalui tombol PayPal berikut ini [juga untuk Visa dan Master Card].

Kutipan Hari Ini